ASEAN Cup 2026 masih menunggu pengumuman resmi dari FIFA terkait daftar negara peserta dan format pertandingan. Ketua Umum PSSI Erick Thohir memastikan hingga kini belum ada keputusan final sehingga kabar pembagian grup yang beredar di media sosial belum dapat dipastikan kebenarannya.
Pernyataan tersebut disampaikan Erick Thohir pada Senin (10/8) di Kantor Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora). Ia menjelaskan bahwa FIFA masih menyelesaikan sejumlah aspek administratif, termasuk kontrak penyelenggaraan atau host contract, sebelum mengumumkan peserta secara resmi kepada publik.
Turnamen ini menjadi sorotan karena merupakan kompetisi baru yang berada langsung di bawah kendali FIFA. Indonesia sendiri telah ditetapkan sebagai salah satu tuan rumah sehingga antusiasme publik terhadap ASEAN Cup 2026 terus meningkat menjelang penyelenggaraannya pada September mendatang.
ASEAN Cup 2026 Masih Tunggu Pengumuman Resmi FIFA
Erick Thohir mengatakan proses pembahasan dengan FIFA kini tinggal menyisakan beberapa tahapan akhir. Salah satu yang masih dinegosiasikan adalah isi kontrak penyelenggaraan sebelum seluruh informasi dapat diumumkan kepada publik.
“Dan sekarang masih ada sedikit lagi negosiasi mengenai host contract-nya saja, isi-isinya,” ujar Erick.
Ia menambahkan bahwa kepastian mengenai negara peserta belum berada di tangan PSSI. Seluruh daftar peserta maupun slot pertandingan sepenuhnya menjadi kewenangan FIFA sebagai penyelenggara kompetisi.
Menurut Erick, pihaknya berharap kepastian tersebut dapat diumumkan dalam satu hingga dua hari setelah proses administrasi selesai. Dengan demikian, seluruh peserta dapat segera melakukan persiapan menuju turnamen.
Penjelasan ini sekaligus meluruskan berbagai informasi yang beredar di media sosial mengenai hasil undian grup. Hingga saat ini belum ada pengumuman resmi dari FIFA sehingga masyarakat diminta menunggu informasi yang berasal dari saluran resmi.
Bagi pencinta sepak bola Indonesia, perkembangan ASEAN Cup 2026 menjadi perhatian karena akan menentukan lawan yang dihadapi Timnas Indonesia pada fase grup sekaligus jadwal pertandingan yang akan digelar di Tanah Air.
Rumor Drawing ASEAN Cup 2026 dan Daftar Peserta
Sebelumnya muncul informasi yang menyebutkan Timnas Indonesia berada di Grup A bersama India, Malaysia, dan Singapura. Sementara Grup B dikabarkan dihuni Vietnam, Thailand, Filipina, dan Pakistan.
Namun, informasi tersebut belum pernah diumumkan secara resmi oleh FIFA. Bahkan belakangan muncul kabar bahwa India batal mengikuti turnamen sehingga membuat susunan grup kembali dipertanyakan.
Situasi tersebut memunculkan spekulasi di kalangan penggemar sepak bola mengenai kemungkinan perubahan peserta maupun format kompetisi. Karena itu, Erick menegaskan publik sebaiknya menunggu keputusan final dari FIFA.
Selain kompetisi utama, beredar pula informasi mengenai divisi kedua yang disebut akan diikuti enam negara dengan Hong Kong sebagai tuan rumah. Grup A disebut berisi Hong Kong, Myanmar, dan Brunei Darussalam, sedangkan Grup B dihuni Kamboja, Laos, dan Timor Leste.
Meski demikian, seluruh susunan tersebut masih bersifat belum resmi. Kepastian mengenai peserta ASEAN Cup 2026 akan diumumkan langsung oleh FIFA setelah seluruh proses administrasi dan teknis selesai.
ASEAN Cup 2026 Jadi Turnamen Resmi FIFA
Erick Thohir menegaskan bahwa kompetisi ini berbeda dengan turnamen regional yang selama ini dikenal masyarakat Asia Tenggara. ASEAN Cup 2026 merupakan turnamen resmi dengan merek dan pengelolaan langsung dari FIFA.
Karena berada di bawah otoritas FIFA, seluruh regulasi, sistem pertandingan, hingga kepesertaan menjadi kewenangan federasi sepak bola dunia tersebut. PSSI hanya bertugas sebagai penyelenggara lokal sesuai standar yang telah ditetapkan.
Menurut Erick, status sebagai turnamen resmi FIFA menjadikan kompetisi ini memiliki nilai strategis bagi perkembangan sepak bola kawasan Asia Tenggara. Kehadiran FIFA diharapkan mampu meningkatkan kualitas penyelenggaraan sekaligus daya saing negara peserta.
Ia bahkan menyebut kompetisi ini sebagai salah satu agenda penting FIFA setelah Piala Dunia. Pernyataan tersebut menunjukkan besarnya perhatian FIFA terhadap pengembangan sepak bola di kawasan yang memiliki jutaan penggemar.
Bagi Timnas Indonesia, keikutsertaan dalam ASEAN Cup 2026 juga menjadi kesempatan untuk menghadapi lawan-lawan berkualitas dalam atmosfer kompetisi internasional yang lebih tinggi.
Jadwal dan Tuan Rumah ASEAN Cup 2026
FIFA telah menetapkan jadwal penyelenggaraan turnamen pada 21 September hingga 3 Oktober 2026. Rentang waktu tersebut akan menjadi momentum penting bagi Indonesia sebagai salah satu pusat penyelenggaraan sepak bola internasional.
PSSI juga telah menunjuk dua wilayah sebagai tuan rumah, yakni DKI Jakarta dan Jawa Barat. Dua stadion yang dipersiapkan sebagai venue utama adalah Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) di Jakarta dan Stadion Si Jalak Harupat di Kabupaten Bandung.
Pemilihan kedua stadion tersebut mempertimbangkan kesiapan infrastruktur, kapasitas penonton, serta pengalaman Indonesia dalam menggelar berbagai ajang sepak bola internasional. Kehadiran stadion berstandar internasional diharapkan mendukung kelancaran penyelenggaraan kompetisi.
Selain pertandingan, penyelenggaraan turnamen diperkirakan memberikan dampak ekonomi bagi sektor pariwisata, perhotelan, transportasi, hingga pelaku usaha kecil di sekitar lokasi pertandingan. Ribuan suporter dari berbagai negara berpotensi datang untuk menyaksikan laga secara langsung.
Saat ini fokus utama PSSI adalah menuntaskan seluruh persiapan bersama FIFA sembari menunggu pengumuman resmi mengenai daftar peserta. Setelah daftar tersebut dirilis, publik akan memperoleh kepastian mengenai pembagian grup, jadwal pertandingan, serta lawan yang akan dihadapi Timnas Indonesia di ASEAN Cup 2026.