Budi Arie Sebut Jokowi Tetap Dukung Prabowo-Gibran, Begini Pernyataan Projo

Budi Arie kembali menjadi sorotan setelah menyampaikan bahwa Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) masih meminta para relawan untuk mendukung pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Pernyataan tersebut menjawab spekulasi publik mengenai hubungan Jokowi dan Prabowo serta arah politik relawan Projo setelah pergantian pemerintahan.

Ketua Umum DPP Projo Budi Arie Setiadi menyampaikan bahwa dukungan terhadap pemerintahan Prabowo-Gibran tetap berjalan dan kondisi hubungan antar tokoh nasional tersebut baik-baik saja. Menurutnya, Jokowi merupakan sosok yang mempertimbangkan data dan fakta sebelum menentukan sikap politik.

Pernyataan tersebut disampaikan Budi Arie dalam siniar Gaspol Kompas.com yang dikutip pada Kamis (27/8/2026). Ia mengungkapkan bahwa Jokowi sebelumnya telah bertemu dengan para relawan dan menyampaikan arahan untuk tetap mendukung pemerintahan yang berjalan.

Budi Arie Tegaskan Dukungan Jokowi untuk Prabowo-Gibran

Budi Arie mengatakan bahwa Jokowi tidak setengah hati dalam memberikan dukungan kepada Prabowo-Gibran. Menurutnya, sikap tersebut menunjukkan komitmen untuk menjaga keberlanjutan pemerintahan dan program nasional hingga akhir masa jabatan.

“Ya, tetap mendukung Prabowo-Gibran. Kondisi baik-baik saja,” ujar Budi Arie saat menjawab pertanyaan mengenai sikap Jokowi terhadap pemerintahan saat ini.

Menurut Budi Arie, para relawan Projo juga akan tetap mengawal berbagai program yang dijalankan pemerintah. Dukungan tersebut, kata dia, merupakan bagian dari upaya menjaga stabilitas politik nasional.

Ia menilai Jokowi adalah figur politik yang cermat dalam membaca situasi masyarakat. Sebelum mengambil keputusan, Jokowi disebut selalu melakukan diskusi serta melihat kondisi langsung di lapangan.

Pernyataan tersebut muncul di tengah berbagai spekulasi mengenai dinamika hubungan antara Jokowi dan Prabowo setelah Pemilu 2024. Namun, Budi Arie menegaskan bahwa hubungan kedua tokoh tersebut berjalan dengan baik.

Sebelumnya, dalam momentum perayaan HUT ke-12 Projo, Budi Arie juga meminta berbagai pihak menghentikan upaya yang menurutnya dapat memecah hubungan antara Jokowi dan Prabowo. Ia menekankan pentingnya persatuan nasional dalam menghadapi berbagai tantangan bangsa.

Menurutnya, Indonesia membutuhkan kerja sama berbagai elemen masyarakat untuk menghadapi persoalan ekonomi, sosial, dan politik. Stabilitas pemerintahan menjadi salah satu faktor penting agar program pembangunan dapat berjalan.

Baca juga: Ramai Soal Posisi Duduk Gibran – Prabowo di Kabinet, Ini Tanggapan Jokowi

Dukungan Relawan dan Arah Politik Projo

Sebagai organisasi relawan yang memiliki hubungan kuat dengan Jokowi sejak periode sebelumnya, Projo menjadi salah satu kelompok yang banyak diperhatikan dalam dinamika politik nasional. Sikap Budi Arie dianggap dapat memberikan gambaran mengenai arah dukungan kelompok relawan tersebut.

Budi Arie menyebut Projo masih menunggu arahan politik Jokowi ke depan. Ia mengatakan bahwa organisasi relawan tersebut siap mengikuti langkah politik Jokowi apabila mantan wali kota Solo itu mengambil keputusan baru.

Dalam kesempatan berbeda, Budi Arie juga menyatakan kesiapan mendukung Jokowi apabila terlibat dalam kepemimpinan Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Namun, ia menegaskan bahwa keputusan tersebut tetap berada di tangan Jokowi.

Sementara itu, sejumlah pihak menilai pernyataan Budi Arie mengenai dinamika politik perlu dipahami secara hati-hati. Ketua Umum Gibranku, Ananta Agung Junaedy, sebelumnya menyebut bahwa beberapa pernyataan Budi Arie merupakan pandangan pribadi dan tidak selalu menggambarkan sikap seluruh relawan pendukung Prabowo-Gibran.

Meski demikian, kelompok relawan pendukung pemerintah tetap menyatakan komitmen untuk mengawal pemerintahan Prabowo-Gibran hingga 2029. Mereka menilai keberlanjutan program pemerintah menjadi prioritas utama dibandingkan perbedaan pandangan politik.

Perbedaan respons tersebut menunjukkan bahwa dinamika politik Indonesia masih terus berkembang setelah Pemilu 2024. Berbagai kelompok pendukung pemerintah memiliki cara pandang masing-masing dalam membaca situasi politik nasional.

Hubungan Jokowi dan Prabowo Jadi Sorotan Publik

Hubungan Jokowi dan Prabowo menjadi salah satu isu politik yang banyak dicari masyarakat setelah pergantian kepemimpinan nasional. Publik ingin mengetahui apakah hubungan kedua tokoh tersebut tetap harmonis setelah Prabowo resmi menjabat sebagai presiden.

Melalui pernyataan Budi Arie, Projo berupaya menegaskan bahwa komunikasi dan hubungan politik antara Jokowi dan Prabowo masih berjalan baik. Pesan utama yang disampaikan adalah pentingnya menjaga persatuan untuk mendukung agenda pemerintahan.

Dalam sistem politik demokrasi, perbedaan pandangan dan munculnya berbagai interpretasi merupakan hal yang wajar. Namun, stabilitas pemerintahan tetap menjadi perhatian utama agar program pembangunan dapat berjalan secara efektif.

Pernyataan Budi Arie juga memperlihatkan bahwa dukungan relawan masih menjadi bagian penting dalam perjalanan politik pemerintahan Prabowo-Gibran. Kelompok relawan memiliki peran dalam membangun komunikasi antara pemerintah dan masyarakat.

Ke depan, arah politik para relawan akan terus menjadi perhatian, terutama menjelang berbagai agenda politik nasional berikutnya. Sikap Jokowi, Projo, serta para pendukung Prabowo-Gibran diperkirakan masih akan menjadi topik yang banyak dibahas publik.

Dengan adanya penegasan dari Budi Arie mengenai dukungan Jokowi terhadap Prabowo-Gibran, isu mengenai keretakan hubungan kedua tokoh tersebut untuk sementara mendapat klarifikasi. Namun, dinamika politik nasional tetap akan berkembang mengikuti situasi dan keputusan para aktor politik utama.

Leave a Comment