Kasus Nabilah O’Brien menjadi berita viral yang ramai diperbincangkan publik di media sosial dalam beberapa hari terakhir. Kasus Nabilah O’Brien mencuat setelah pemilik restoran di kawasan Kemang, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan itu justru ditetapkan sebagai tersangka usai sebelumnya melaporkan pasangan suami istri (pasutri) yang diduga mencuri makanan di restorannya.
Polisi menjelaskan bahwa terdapat dua laporan berbeda yang kini tengah ditangani oleh dua institusi kepolisian yang berbeda pula.
Kejadian ini bermula dari dugaan pencurian makanan di restoran milik Nabilah yang sempat terekam kamera CCTV dan viral di media sosial. Namun, setelah rekaman tersebut diunggah ke media sosial, Nabilah justru dilaporkan balik oleh pasutri yang terekam dalam video tersebut.
Polisi pun memberikan penjelasan terkait kronologi perkara yang kini menarik perhatian publik tersebut.
Baca juga: Pramono Pastikan Stok BBM dan Pasokan Pangan Jakarta Aman di Tengah Ketegangan Global
Kronologi Dugaan Pencurian di Restoran Kemang
Dikutip dari Kompas, Peristiwa dugaan pencurian makanan di restoran tersebut terjadi pada akhir September 2025. Saat itu, pasangan suami istri berinisial ZK dan ESR datang ke restoran milik Nabilah yang berada di kawasan Kemang, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan.
Menurut keterangan kuasa hukum pemilik restoran, pasangan tersebut memesan sejumlah makanan dan minuman dengan total tagihan mencapai Rp 530.150. Pesanan yang dibuat terdiri dari 11 menu makanan serta tiga minuman.
Namun dalam proses penyajian pesanan, pasutri tersebut diketahui sempat memasuki area dapur restoran. Mereka mendatangi dapur dengan alasan pesanan yang mereka tunggu dinilai terlalu lama disajikan.
Karyawan restoran kemudian tetap memberikan makanan yang dipesan kepada pasangan tersebut. Akan tetapi, setelah pesanan diberikan, pasutri tersebut justru meninggalkan restoran tanpa melakukan pembayaran.
Aksi tersebut sempat terekam kamera CCTV restoran. Dalam rekaman video yang kemudian beredar di media sosial, terlihat karyawan restoran sempat mengejar pasangan tersebut yang keluar dari restoran tanpa membayar.
Merasa dirugikan, pihak restoran kemudian mengirimkan somasi kepada pasangan tersebut. Namun hingga batas waktu yang ditentukan, somasi tersebut tidak mendapat respons.
Akhirnya, pihak restoran memutuskan untuk melaporkan dugaan pencurian tersebut ke Polsek Mampang Prapatan. Laporan itu menggunakan dugaan pelanggaran Pasal 363 KUHP tentang tindak pidana pencurian.
Penjelasan Polisi soal Kasus Nabilah O’Brien

Dalam perkembangannya, kasus Nabilah O’Brien ternyata tidak hanya berhenti pada laporan dugaan pencurian makanan. Polisi menjelaskan bahwa terdapat dua perkara berbeda yang kini berjalan secara terpisah.
Polsek Mampang Prapatan menangani laporan dugaan pencurian yang dilaporkan oleh Nabilah terhadap pasutri ZK dan ESR. Dalam perkara tersebut, kedua terlapor telah ditetapkan sebagai tersangka.
Keduanya bahkan dijadwalkan untuk menjalani pemeriksaan oleh penyidik pada Senin, 9 Maret 2026. Namun, menurut keterangan kepolisian, kuasa hukum kedua tersangka telah mengirimkan surat permohonan penundaan pemeriksaan.
Di sisi lain, pasangan tersebut juga melaporkan balik Nabilah ke pihak kepolisian. Laporan tersebut ditangani oleh Direktorat Tindak Pidana Siber (Dittipidsiber) Bareskrim Polri.
Laporan tersebut berkaitan dengan unggahan rekaman CCTV yang memperlihatkan kejadian di dalam restoran saat dugaan pencurian makanan terjadi. Dalam laporan itu, Nabilah dilaporkan atas dugaan penyebaran rekaman CCTV melalui media sosial.
Polisi menegaskan bahwa dua perkara dalam kasus Nabilah O’Brien tersebut memiliki objek perkara yang berbeda. Oleh karena itu, penanganannya dilakukan oleh institusi kepolisian yang berbeda pula.
Video CCTV Viral di Media Sosial
Perhatian publik terhadap kasus Nabilah O’Brien semakin meningkat setelah rekaman CCTV kejadian di restoran tersebut viral di berbagai platform media sosial.
Video tersebut memperlihatkan situasi di dalam restoran ketika pasangan tersebut mengambil makanan yang telah dipesan. Rekaman itu juga menampilkan momen ketika karyawan restoran mencoba mengejar pasangan tersebut yang keluar tanpa membayar.
Viralnya video tersebut membuat banyak warganet memberikan beragam tanggapan. Sebagian pihak mendukung langkah pemilik restoran yang melaporkan dugaan pencurian tersebut, sementara sebagian lainnya menyoroti persoalan penyebaran rekaman CCTV ke ruang publik.
Dalam situasi tersebut, polisi menegaskan bahwa proses hukum akan tetap berjalan sesuai prosedur. Baik laporan dugaan pencurian maupun laporan terkait penyebaran rekaman CCTV akan ditangani secara profesional oleh pihak berwenang.
Dengan demikian, perkembangan kasus Nabilah O’Brien masih akan terus berlanjut seiring dengan proses penyelidikan dan pemeriksaan yang dilakukan oleh kepolisian terhadap pihak-pihak yang terlibat.
1 thought on “Viral Kasus Nabilah O’Brien, Ini Penjelasan Lengkap Polisi”